cintai lingkungan hidup di sekitar kita

welcome indonesian foretser's

Kamis, 04 Februari 2010

jenis-jenis hama

Nama : Harry Kurniawan

NIM : 071201001

Prodi : Manajemen Hutan

TUGAS PRAKTIKUM DASAR PERLINDUNGAN TANAMAN

http://biomaterial-lipi.org/blog2/wp-content/uploads/2009/02/termite-300x281.jpgSistemtika :

Kingdom : Animalia

Phyum : Arthropoda

Klas : Insecta

Ordo : Isopthera

Family : Rhinotermithidae

Genus : Captormes

Spesies : Captormes sp.

Gambar Rayap

Di Indonesia tercatat ada sekitar 200 jenis dan baru 179 jenis yang sudah teridentifikasi. Beberapa jenis rayap di Indonesia yang secara ekonomi sangat merugikan karena menjadi hama adalah tiga jenis rayap tanah/subteran (Coptotermes curvignathus Holmgren, Macrotermes gilvus Hagen, serta Schedorhinotermes javanicus Kemner) dan satu jenis rayap kayu kering (Cryptotermes Cynocephalus Light). Tiap tahun kerugian akibat serangan rayap di Indonesia tercatat sekitar Rp 224 miliar-Rp 238 miliar.

Gejala Serangan :

Serangan rayap juga bisa dikendalikan secara fisik dengan soil treatment, pemasangan perintang, dan pembuatan trench yang dilakukan sebelum maupun sesudah konstruksi.

Pengendalian :

Sampai saat ini, dalam pengendalian serangan rayap skala lapangan, sebagian besar memakai bahan kimia yang sangat beracun dan tidak ramah lingkungan . Ada juga metode pengendalian secara biologi dalam skala laboratorium dengan nematoda (cacing), bakteri, dan jamur yang diumpankan ke rayap sehingga akan mengganggu sistem pencernaan rayap.

Sistematika :

Kingdom : Animalia

Phyum : Arthropoda

Klas : Insecta

Ordo : Hymeneptera

Family : Formocidae

Genus : Oecophylla

Spesies : Oecophylla smaragdina

Gambar Lalat Buah


Hama menyerang buah yang masih muda atau yang sudah tua. Buah yang tersrang hama akan terlihat dengan adanya bercak kecil lunak kehitaman. Lama-lama buah akan rusak, rontok dan menjadi busuk basah. Bila buah tersebut terbuka, di dalamnya akan terlihat adanya belatung (Jawa : singkat, set) yang merupakan larva dari lalat buah. Larva ini berwarna putih kekukingan dan dapat melenting.

Pengendalian :

Pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan pestisida dan juga dapat dilakukan dengan pengendalan biologi.

Gambar Ulat

Penyebab :
- Ulat grayak Spodoptera litura Fabricius
- Ulat penggerek buah Heliothis armigera Hubner
- Ulat tanah Agrotis yopsilon Rottenbrg.

Gejala :

a. Ulat grayak Spodoptera litura Fabricius Gejala serangan terlihat pada daun. Ulat kecil yang baru menetas dari telur (larva muda) akan bergerombol pada sisi bagian bawah daun. Ulat-ulat kecil ini mulai memakan daging daun dan meninggalkan lapisan terluar dari daun (epidermis) yang berupa lapisan tipis berwarna putih tembus pandang. Sedangkan ulat yang besar (larva dewasa) dapat memakan urat-urat daun sehingga daun akan berlubang-lubang. Hama biasanya menyeerang tanaman pada malam hari.

b. Ulat penggerek buah Heliothis armigera Hubner Gejala serangan terlihat pada buah. Ulat akan melubangi buah cabe terutama di bagian dekat tangkai buah. Kemudian ulat akan masuk ke dalam buah dan memakan bagian dalam buah. Buah yang terserang akan rusak dan lama-lama rontok dan menjadi busuk basah setelah penyakit sekunder ikut masuk dalam buah.

c. Ulat tanah Agrotis yopsilon Rottenbrg Sering merugikan bila ulat menyerang tanaman yang masih muda, baik di persemaian maupun setelah melakukan pindah tanam. Gejala yang terlihat yaitu tanaman muda akan patah, terpotong pada pangkal batangnya. Hama ini biasanya menyerang tanaman pada malam hari sedang pada siang hari bersembunyi di dalam tanah.

Tidak ada komentar: